Azjie Sports - Soccer

Saat Mourinho Berhadapan dengan Mentornya


Milan - Jose Mourinho bukan siapa-siapa saat Louis van Gaal sudah punya nama besar di Eropa. Jelang pertemuan dengan mantan mentornya itu, Mourinho memberikan sanjungan tinggi.

Mourinho sempat bekerja pada Van Gaal saat pria Belanda itu membesut Barcelona di penghujung periode 1990-an. Pelatih asal Portugal tersebut kala itu menjadi asisten Van Gaal di Camp Nou.

Dalam kurang dari sebulan ke depan, Van Gaal dan Mourinho akan kembali dipertemukan di final Liga Champions. Namun kali ini keduanya berada di kubu yang berbeda: sang guru melatih Bayern Munich sementara si murid membesut Inter Milan.

"Dia pelatih top dan Bayern juga merupakan klub yang top. Bayern adalah contoh buat banyak klub. Karena mereka tak mengawalinya dengan baik, Louis berada dalam situasi yang sulit tapi pihak klub masih percaya padanya dan membiarkan dia terus bekerja dan dia sekarang ada di final Liga Champions," ungkap Mourinho.

Bayern melangkah ke final setelah meraih keunggulan agregat besar atas Olympique Lyon dengan kedudukan 4-0. Sementara Inter, meski menang tipis namun melangkah ke final merupakan sebuah keberhasilan besar karena lawan yang mereka tundukkan adalah sang juara bertahan, Barcelona.

Meski kedua klub sama-sama pernah menjuarai Liga Champions, namun Mourinho tak menyangkal kalau Die Roten punya tradisi yang lebih kuat dibanding Nerazzurri. Hal mana membuat dia sangat waspada dalam laga yang akan dilangsungkan pada 22 Mei mendatang.

"Bayern adalah tim dengan kualitas yang bagus. Mereka juga punya tradisi di Liga Champions dan punya pelatih hebat," pungkas mantan pembesut FC Porto dan Chelsea itu seperti dikutip dari Yahoosports.





Match statistics

Barcelona
Internazionale
1Goals scored0
4Attempts on target0
8Attempts wide1
1Yellow cards5
0Red cards1
20Fouls committed15
9Corners2
4Offside4
44' 42''Possession (time)14' 44''
75Possession (%)25

Lineups

barcelona

Barcelona

internazionale

Internazionale

1
Víctor Valdés
Víctor Valdés (GK)

12
Júlio César
Júlio César (GK)
Yellow Card34'
2
Daniel Alves
Daniel Alves

4
Zanetti
Javier Zanetti (C)

3
Piqué
Gerard Piqué
Goal84'
6
Lucio
Lucio
Yellow Card82'
6
Xavi Hernández
Xavi Hernández (C)

8
Thiago Motta
Thiago Motta
Yellow Card10'
Red Card28'
9
Ibrahimović
Zlatan Ibrahimović
Substitution63'
9
Eto'o
Samuel Eto'o
Substitution86'
10
Messi
Lionel Messi

10
Sneijder
Wesley Sneijder
Substitution66'
15
Keita
Seydou Keita

13
Maicon
Maicon

16
Busquets
Sergio Busquets
Substitution63'
19
Cambiasso
Esteban Cambiasso

17
Pedro Rodríguez
Pedro Rodríguez
Yellow Card27'
22
Milito
Diego Milito
Substitution81'
18
Milito
Gabriel Milito
Substitution46'
25
Samuel
Walter Samuel

24
Touré
Yaya Touré

26
Chivu
Cristian Chivu
Yellow Card43'

Substitutes

13
José Pinto
José Pinto (GK)

1
Toldo
Francesco Toldo (GK)

4
Márquez
Rafael Márquez

2
Córdoba
Iván Córdoba
Substitution81'
11
Bojan
Bojan Krkić
Substitution63'
11
Muntari
Sulley Muntari
Substitution66'
Yellow Card82'
14
Henry
Thierry Henry

17
Mariga
MacDonald Mariga
Substitution86'
19
Maxwell
Maxwell
Substitution46'
23
Materazzi
Marco Materazzi

34
Thiago
Thiago

45
Balotelli
Mario Balotelli

35
Jeffrén
Jeffrén
Substitution63'
89
Arnautovic
Marko Arnautovic

Coach


Josep Guardiola (ESP)

José Mourinho (POR)

Referee


Frank De Bleeckere (BEL)

Assistant referees


Peter Hermans (BEL), Walter Vromans (BEL)

Fourth official


Serge Gumienny (BEL)






Player rater

Olić

Top Player

Ivica Olić
Bayern

Download Vidio click there


Lineups

lyon

Lyon

bayern

Bayern

1
Lloris
Hugo Lloris (GK)

22
Butt
Jörg Butt (GK)

3
Cris
Cris (C)
Yellow Card59'
Red Card59'
5
Van  Buyten
Daniel Van Buyten
Substitution46'
4
Boumsong
Jean-Alain Boumsong

8
Hamit Altıntop
Hamit Altıntop
Yellow Card24'
7
Bastos
Michel Bastos

10
Robben
Arjen Robben
Substitution76'
9
Lisandro
Lisandro
Substitution79'
11
Olić
Ivica Olić
Goal26'
Goal67'
Goal78'
13
Réveillère
Anthony Réveillère

17
Van Bommel
Mark van Bommel (C)

14
Govou
Sidney Govou

21
Lahm
Philipp Lahm

17
Makoun
Jean II Makoun

25
Müller
Thomas Müller

19
Delgado
César Delgado
Substitution67'
26
Contento
Diego Contento

20
Cissokho
Aly Cissokho
Substitution46'
28
Badstuber
Holger Badstuber

41
Gonalons
Maxime Gonalons
Yellow Card23'
31
Schweinsteiger
Bastian Schweinsteiger
Substitution78'

Substitutes

30
Vercoutre
Rémy Vercoutre (GK)

1
Rensing
Michael Rensing (GK)

6
Källström
Kim Källström

6
Demichelis
Martín Demichelis
Substitution46'
8
Pjanić
Miralem Pjanić
Substitution67'
13
Görlitz
Andreas Görlitz

10
Ederson
Ederson
Substitution79'
18
Klose
Miroslav Klose
Substitution76'
18
Gomis
Bafétimbi Gomis
Substitution46'
27
Alaba
David Alaba
Substitution78'
23
Anderson
Anderson

33
Gómez
Mario Gómez

32
Gassama
Lamine Gassama




Coach


Claude Puel (FRA)

Louis van Gaal (NED)


Lyon - Berkat hat-trick Ivica Olic, Bayern Munich meraih kemenangan 3-0 atas Olympique Lyon. Bayern pun sukses melaju ke final Liga Champions.

Bayern yang di laga perdana "hanya" menang tipis 1-0, kali ini terlalu tangguh untuk ditaklukkan Lyon. Berkali-kali Die Roten mengancam gawang Lyon dengan mengandalkan daya tusuk dari Olic, Thomas Muller dan Arjen Robben.

Pada akhirnya tiga gol dari Olic menuntaskan pertandingan ini. Bayern pun melaju ke final dan tinggal menunggu pemenang dari laga antara Barcelona vs Inter Milan yang akan dihelat Kamis (29/4/2010) dinihari WIB.

Jalannya Pertandingan

Bertanding di hadapan pendukung lawan yang memadati Stade Gerland, Rabu (28/4/2010) dinihari WIB, tak membuat Bayern gugup. Terbukti pasukan arahan Louis Van Gaal ini sempat menciptakan beberapa peluang emas.

Salah satunya adalah yang didapat Thomas Muller pada menit ketiga. Muller yang menerima operan dari Ivica Olic, yang berada di sisi kanan, tak terkawal ketika tinggal berhadapan dengan Huggo Lloris. Sial baginya, sepakan kaki kanannya masih belum membuahkan hasil lantaran melebar di sisi gawang.

Tujuh menit berselang, kombinasi Olic dan Muller kembali mengancam pertahanan Lyon. Kali ini operan Olic langsung disambut Muller dengan tendangan. Hasilnya? Lloris masih bisa menjinakkan sepakan tersebut.

Namun gol baru terjadi di menit 26 menyusul kerjasama apik antara Arjen Robben, Muller, dan Olic. Terobosan Robben ke kotak penalti Lyon langsung diteruskan oleh Muller kepada Olic, dan di sinilah gol itu terjadi.

Usai mengelabui pengawalnya, Olic langsung melepaskan tembakan ke arah gawang. Kiper Hugo Lloris salah menebak arah bola dan gawang Lyon pun bobol. Dengan demikian, untuk sementara Bayern unggul agregat 2-0.

Empat menit setelah gol Bayern, barulah Lyon mendapatkan kans emas melalui Michel Fernandes Bastos. Operan dari Lisandro Lopez diterima oleh Bastos yang berdiri tak jauh dari gawang. Namun, sepakan Bastos belum menemui sasaran, melainkan melebar.

Bayern masih melanjutkan tekanan mereka di babak kedua. Robben yang berdiri tak terkawal di sisi kiri pertahanan Lyon melepaskan sebuah sepakan di menit 56. Bola mengarah ke tiang jauh, namun Lloris dengan sigap melompat untuk menepisnya.

Tertinggal 0-1, Lyon akhirnya harus bermain dengan 10 orang pada menit 60. Wasit Massimo Busacca mengeluarkan kartu kuning kedua kepada Cris setelah bek berkepala plontos ini melakukan pelanggaran terhadap Olic.

Semenit setelah Cris diusir dari lapangan, Lyon mendapatkan kesempatan emas melalui Sudney Govou. Bola sepakannya mengarah tepat ke gawang, namun Hans Jorg Butt sukses membloknya.

FC Hollywood akhirnya menggandakan keunggulan mereka ketika pertandingan memasuki menit 66. Olic kembali menjadi pencetak golnya. Penyerang asal Kroasia ini menciptakan gol usai menerima bola hasil terobosan Hamit Altintop. Lewat satu sepakan kaki kanan, Olic pun berhasil memperdaya Lloris.

Lima menit berselang, Robben nyaris mencetak gol ketiga Bayern. Gelandang asal Belanda ini melepaskan sepakan kerasa kaki kiri dari jarak dekat. Tetapi Lloris masih bisa memblok tendangan tersebut sehingga gawang Lyon pun aman.

Pada menit 78, Olic akhirnya membukukan hat-trick dalam pertandingan ini. Sundulannya menyambut sebuah umpan silang dari sisi kanan tak mampu dibendung Lloris. Bayern unggul 3-0 dan tampaknya bakal melenggang mulus ke final

Dan peluit panjang pun berbunyi. Bayern menang 3-0 dan berhak melangkah ke final dengan agregat 4-0.

Susunan Pemain

Olympique Lyon: Hugo Lloris, Jean-Alain Boumsong, Cris, Aly Cissokho (Bafetimbi Gomis 45), Anthony Reveillere, Jean Makoun, Maxime Gonalons, Lisandro Lopez (Ederson 79), Cesar Delgado (Miralem Pjanic 67), Michel Fernandes Bastos, Sidney Govou.

Bayern Munich: Hans Jorg Butt, Holger Badstuber, Daniel Van Buyten (Martin Demichelis 45), Diego Contento, Philipp Lahm, Mark Van Bommel, Bastian Schweinsteiger (David Alaba 79), Hamit Altintop, Arjen Robben (Miroslav Klose 76), Ivica Olic, Thomas Muller.





Lyon

Goalkeepers

No.NamePldG
1Hugo Lloris110
25Joan Hartock00
30Rémy Vercoutre00
40*Anthony Lopes00
45*Mathieu Gorgelin00

Defenders

No.NamePldG
2François Clerc10
3Cris110
4Jean-Alain Boumsong50
5Mathieu Bodmer20
12Timothée Kolodziejczak10
13Anthony Réveillère100
20Aly Cissokho111
23Anderson00
32Lamine Gassama20
35*Nicolas Seguin00
36*Sébastien Faure00
37*Thomas Fontaine00
44*Ousmane N'Diaye00
46*Loïc Abenzoar00
50*Arnaud Archimbaud00
52*Mickael Fourtier00

Midfielders

No.NamePldG
6Kim Källström111
7Michel Bastos82
8Miralem Pjanić114
10Ederson80
17Jean II Makoun101
19César Delgado91
22*Clément Grenier00
28Jérémy Toulalan90
31*Saïd Mehamha00
34*Enzo Reale00
39Ishak Belfodil00
41*Maxime Gonalons71
47*Eric Tie Bi00
48*Maxime Blanc00
49*Jordan Ferri00
51*Xavier Chavalerin00
53*Arthur Heyninck00
54*Romain Miguet00

Forwards

No.NamePldG
9Lisandro93
14Sidney Govou101
18Bafétimbi Gomis82
29*Yannis Tafer00
38*Alexandre Lacazette00
43*Yoann Court00
55*Harry Novillo00

FC Bayern München

Germany Germany

Competition status: Active


Bayern

Goalkeepers

No.NamePldG
1Michael Rensing00
22Jörg Butt111
35*Thomas Kraft00

Defenders

No.NamePldG
5Daniel Van Buyten101
6Martín Demichelis70
13Andreas Görlitz00
21Philipp Lahm110
24*Stefan Schürf00
26*Diego Contento20
28*Holger Badstuber100
30Christian Lell00
37*Björn Kopplin00

Midfielders

No.NamePldG
7Franck Ribéry71
8Hamit Altıntop40
10Arjen Robben84
17Mark van Bommel81
23Danijel Pranjić90
27David Alaba10
31Bastian Schweinsteiger100
32*Mehmet Ekici00
44Anatoliy Tymoshchuk71

Forwards

No.NamePldG
11Ivica Olić84
18Miroslav Klose61
25*Thomas Müller102
29Saer Sene00
33Mario Gómez111



Robben Puji Daya Juang Bayern



Munich - Arjen Robben tampil sebagai pahlawan kala Bayern Munich menghadapi Olympique Lyon di semifinal I Liga Champions. Tetapi, ia lebih suka menyebut kemenangan tersebut adalah berkat daya juang timnya secara keseluruhan.


Pada laga yang dihelat di Allianz Arena, Kamis (22/4/2010) dinihari WIB, Bayern udah bermain dengan 10 orang sejak menit 37 usai Franck Ribery terkena kartu merah. Ribery dikeluarkan lantaran melakukan pelanggaran keras terhadap Lisandro Lopez.


Namun, kalah jumlah pemain tak membuat Bayern keteteran. Mereka mampu mengimbangi permainan 11 pemain Lyon, sampai wakil Prancis tersebut juga bermain dengan 10 orang usai Jeremy Toulalan mendapat kartu kuning kedua.


Dalam keadaan 10 alawan 10 tulah gol Robben kemudian lahir. Gol yang lantas bertahan sampai akhir laga dan memberikan Bayern kemenangan.


"Belum ada yang pasti (lolos), tetapi kami memiliki peluang lebih baik," ujar gelandang asal Belanda ini di situs resmi UEFA.


"Tim kami memiliki karakter kuat, kami bertarung selama 90 menit. Keadaannya sulit ketika 10 lawan 11, namun pada waktu itu skor 0-0 adalah hal yang bagus."


"Lalu, kami memberikan 10-20% kekuatan kamu lagi. Setelah mereka juga mendapatkan kartu merah, kami pun menjadi tim yang lebih baik," lanjutnya.


Dengan kemenangan tipis tersebut, peluang Bayern bisa dibilang belum terlalu besar untuk bisa lolos ke babak final. Lyon masih memiliki kesempatan untuk membalas kala keduanya bertemu di Stade Gerland pada 27 April nanti.


Dominan, Inter Jinakkan Barca 3-1

Milan - Inter Milan sukses meraih kemenangan dalam leg I semifinal Liga Champions melawan Barcelona. Di hadapan pendukung sendiri, Inter tampil dominan dan berhasil menjinakkan Barca 3-1.


Pada laga yang dihelat di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (21/4/2010) dinihari WIB, Inter sebenarnya tertinggal lebih dahulu ketika Pedro Rodriguez sukses membobol Julio Cesar di menit 19. Namun, setelahnya Nerrazzurri praktis menguasai pertandingan.


Dengan dimotori Wesley Sneijder, lini tengah Inter mendominasi pertarungan dengan barisan gelandang Barca yang dipimpin oleh Xavi Hernandez dan Lionel Messi. Alhasil tiga gol pun berhasil diciptakan Inter lewat Sneijder, Maicon dan Diego Milito.


Dengan hasil ini, Barca punya tugas yang tak mudah untuk membalikkan kedudukan pada leg kedua di Nou Camp yang akan dihelat pada 28 April mendatang.


Jalannya Pertandingan


Pertandingan berjalan ketat sejak peluit tanda kick-off dibunyikan. Barca yang tetap mengandalkan Lionel Messi berusaha menghadang tekanan-tekanan yang langsung dilancarkan Inter. La Beneamata sendiri cukup lugas dalam melakukan serangan dengan ketiga penyerangnya; Goran Pandev, Diego Milito dan Samuel Eto'o.


Inter mendapatkan kesempatan emas pertama pada menit 18. Sepakan keras Eto'o berhasil ditepis oleh Victor Valdes, tetapi bola kemudian jatuh ke kaki Milito. Sial bagi Milito, sepakannya ke arah tiang jauh masih melebar.


Namun demikian, justru Barca duluan yang mencetak gol. Tusukan Maxwell dari sisi kiri gagal dibendung oleh Esteban Cambiasso dan Lucio yang bertugas mengawalnya. Ia pun sukses mengirimkan umpan ke daerah tengah, di mana Pedro Rodriguez langsung menyambarnya.


Sepakan kaki kanan Pedro kemudian menghujam pojok kanan bawah gawang Inter yang dikawal Julio Cesar. 18 menit pertandingan berjalan, Barca unggul 1-0.


Tertinggal 0-1 membuat Inter bernafsu untuk menyamakan kedudukan. Pada menit 27, Sneijder memberikan bola kepada Milito di dalam kotak penalti. Sekali lagi Milito melepaskan tendangan ke arah tiang jauh, namun lagi-lagi bola masih melebar.


Inter akhirnya menyamakan kedudukan di menit 29. Operan Maicon dari sisi kanan diterima oleh Milito di dalam kotak penalti. Akibat terlalu berkonsentrasi terhadap Milito, bek-bek Barca longgar dalam mengawal Sneijder.


Gelandang asal Belanda itu berdiri bebas dan Milito pun mengirimkan operan padanya. Lewat satu sepakan kaki kanan, Sneijder pun sukses menceploskan bola ke jala Victor Valdes.


Tak lama babak kedua berjalan, tepatnya pada menit 48, Inter akhirnya membobol jala Barca lagi. Berawal dari bola yang berada di kaki Milito, operan kemudian diberikan kepada Maicon. Nama terakhir langsung menghujamkan bola ke jala Valdes dan skor pun berubah menjadi 2-1.


Unggul 2-1 tak membuat Inter berhenti mencecar pertahanan Barca. Pada menit 61, mereka kembali membuat Valdes memungut bola dari jalanya, kali ini giliran Milito yang menjadi pendulang golnya.


Gol tersebut tercipta setelah umpan Eto'o dari sisi kanan disambut dengan sundulan oleh Sneijder di sisi kiri. Bola kemudian langsung disambar oleh Milito, juga dengan sundulan, tepat di depan gawang valdes.


Pada menit 79, Messi mendapatkan kesempatan emas melalui sebuah tendangan bebas. Namun usaha Pemain Terbaik Dunia 2009 itu belum mampu membuahkan hasil. Sepakannya masih bisa dihalau Julio Cesar.


Semenit menjelang laga usai, Barca kembali mendapatkan peluang kala Pedro melepaskan tendangan akrobatik di dalam kotak penalti. Bola deras mengarah ke gawang, tetapi Julio Cesar dengan tenang berhasil menangkapnya.


Hingga akhir laga kedudukan 3-1 tetap tak berubah.


Susunan Pemain


Inter Milan: Julio Cesar, Walter Samuel, Lucio, Javier Zanetti, Maicon (Cristian Chivu 73), Esteban Cambiasso, Thiago Motta, Wesley Sneijder, Diego Milito (Mario Balotelli 75), Samuel Eto'o, Goran Pandev (Dejan Stankovic 56).


Barcelona: Victor Valdes, Carles Puyol, Gerard Pique, Maxwell, Dani Alves, Sergio Busquets, Seydou Keita, Xavi Hernandez, Pedro Rodriguez, Lionel Messi, Zlatan Ibrahimovic (Eric Abidal 62).



Jelang Inter vs Barca


Milan - Lionel Messi jelas akan menjadi ancaman buat kubu Inter Milan. Bahkan pelatih Jose Mourinho mengaku sulit menemukan cara untuk menghentikan bomber Barcelona tersebut.


Total 40 gol yang telah dijaringkan Messi sejauh musim ini menjadi bukti ketajamannya. Dari ajang Liga Champions, striker mungil Argentina itu telah mengoleksi delapan gol dan memimpin daftar top skorer.


Tim sebesar Arsenal termasuk yang merasakan betapa berbahayanya Messi. Empat gol yang dibuatnya di leg kedua perempatfinal menjadi catatan fantastis lain yang ditorehkan pemuda 22 tahun ini.


Fleksibilitas Messi di lini depan, plus strategi cerdik ala Josep Guardiola diyakini akan menyulitkan Nerazzurri, walaupun Barca akan tampil tanpa Andres Iniesta yang menjadi rajin menyuplai bola-bola matang kepada Messi.


"Di atas semua ini, kita lihat saja bagaimana mereka bermain pada esok hari karena saya tidak tahu. Tidak ada yang tahu. Dia bisa bermain di kanan, kiri, tengah. Kami tidak tahu," aku The Special One yang dikutip ESPN Star.


Walau mengaku sulit tapi bukan berarti Mourinho tidak memiliki strategi untuk menangkal magis Messi. Yang jelas, pada laga yang digelar Rabu (21/4/2010) dinihari WIB itu, Inter tak akan pakai taktik man to man marking.

"Kami tahu dia seorang pemain yang penting buat sepakbola. Saya tidak ingin menggunakan man to man. Itu bukan (strategi) untuk saya," lanjut dia.


"Besok, tidak hanya satu orang melawan Messi dan 10 orang versus 10 orang, namun 11 orang melawan 11 orang. Tapi dia akan mendapat perhatian khusus," pungkas mantan manajer Chelsea itu.

0 komentar:

Posting Komentar

Ketik komentar anda disini..