Jempol Alonso Senilai Rp 120 Miliar
Barcelona - Acungan jempol Fernando Alonso ini ternyata cukup mahal. Pembalap Ferrari ini melakukan hal itu setelah mengasuransikan kedua ibu jarinya tersebut seharga 10 juta euro atau Rp 120 miliar.
Sponsor besar Ferrari, Santander telah mengasuransikan ibu jari Alonso masing-masing sebesar 5 juta euro. Ini juga bagian dari kampanye publik mengenai asuransi kecelakaan dan jiwa menjelang GP Spanyol, pekan depan di Barcelona.
"Jempol Alonso adalah simbol, sesuatu yang sangat diperlukan untuk membalap di mobil F1, itu yang membawa mereka meraih kemenangan dan menunjukkan semua dalam pengawasan dan terlindungi dengan baik," ungkap pihak bank dalam statementnya seperti dilansir Reuters.
Juara dunia F1 dua kali ini juga telah menandatangani kontraknya satu tahun dengan Santander. Kini pembalap asal Spanyol itu pun telah bertekad untuk mendapatkan kemenangan pertamanya di Eropa guna membuka peluang meraih gelar musim ini.
"Ini waktunya untuk menunjukkan siapa yang bisa memenangi kompetisi dan siapa yang tidak. Sekarang di Eropa saat kebenaran datang bagi pembalap dan tim yang menunjukkan siapa dapat mengembangkan mobil dengan cepat," ujar Alonso.
Relly Indonesia
Jakarta - Panitia Reli Indonesia terus mematangkan persiapan mereka untuk menjadi kandidat WRC. Salah satunya adalah mempromosikan even yang akan digelar di Makassar nanti.
Reli Indonesia menjadi perhatian setelah mencoba untuk mendapatkan tempat dalam seri di World Rally Championship (WRC). Event kandidat WRC tersebut akan digelar di Makassar, Sulawesi Selatan pada September ini.
Indonesia terakhir menggelar event WRC pada 1996-1997, dimana kedua seri tersebut dimenangkan oleh Carlos Sainz. Kini Bloedus Management Indonesia (BMI) mencoba untuk membawa kembali seri WRC ke Indonesia.
Guna mematangkan hal itu panitia telah hadir di Reli Yordania di Amman, pekan lalu guna mempromosikan Reli Indonesia.
"Kami yakin Indonesia punya kesepakatan luar biasa menawarkan WRC. Kami senang dengan kandidat reli yang akan datang. Kami punya segalanya untuk menghadirkan seri yang sukses," kata juru bicara BMI seperti dilansir situs resmi WRC.
Penyelenggaran Reli Indonesia ini yang bersamaan dengan seri FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) sudah berjalan sejak 2005. Namun ini akan menjadi musim pertama menjadi kandidat WRC.
Reli ini akan berpusat di Makassar, Sulawesi Selatan dimana semua etape akan di gelar di daerah perkebunan. Sedangkan cuaca diprediksikan akan cukup panas yaitu sekitar 30 derajat cc.
Salah satu perubahan besar yang dilakukan oleh pihak pantia Reli Indonesia ini adalah tempat service park baru yaitu di Trans Studio. Ini adalah tempat permainan Indoor terbesar di Asia Pasifik.
Rifat berada di posisi ketiga APRC di musim 2009
Jakarta - Pereli Indonesia Rifat Sungkar tahun ini akan kembali tamnpil di ajang Asian Pasific Rally Championship (APRC). Rifat pun telah menargetkan merebut podium juara di setiap seri APRC.
Rifat berada di posisi ketiga APRC di musim 2009. Musim ini, pereli tim Pertamina Prima XP itu berencana untuk mengikuti enam dari tujuh seri tahun ini yaitu Malaysia, Selandia Baru, Australia, Kaledonia, Indonesia dan China,
"Ada tujuh negara dalam jadwal APRC tapi peserta hanya diwajibkan ikut di enam seri. Untuk seri pertama di Malaysia kami memakai mobil Subaru Imprezza WRX Sti Spec," ungkap Rifat saat konferensi pers di Plaza FX, Jakarta, Senin (14/2010).
Rifat mengaku sudah melakukan persiapan menghadapi seri pembuka di Malaysia pada 24-25 April ini. Meski sudah mengenal medan di Malaysia namun Rifat mengakui bahwa cuaca yang sangat panas akan menjadi kendala bagi setiap pereli.
"Cuaca di sana sangat sangat panas dan bisa mencapai 40-42 derajat celcius. Saya juga sudah melakukan jogging untuk memperkuat stamina dan juga akan memakai pakaian khusus yang diisi es (cool suit) yang dipompa dari bagasi," ujarnya.
Sedangkan untuk seri selanjutnya Rifat belum dapat memastikan akan tetap memakai Imprezza. Juara nasional tujuh kali ini akan melihat mobil apa yang akan dipakai nanti dengan melihat karakter medan di seri tersebut.
"Seri berikutnya belum tentu kami pakai Imprezza. Bisa jadi kami akan memakai (Mitsubishi) Evo 9 setir kanan di Selandia Baru dan Kaledonia, Evo 9 setir kiri di China. Sedangkan di Australia antara Evo 9, Subaru dan Corolla," aku Rifat.
Namun yang pasti Rifat akan ditargetkan meraih podium juara di setiap seri APRC. "Setiap event kita targetkan podium juara dan kita akan berusaha melakukan yang terbaik di setiap reli," jelas Manajer Rifat, Indra Prasetyo.
Meraih gelar juara memang cukup terbuka setelah juara bertahan Cody Crocker memutuskan tampil di P-WRC. Namun Rifat mengungkapkan bahwa peluang tetap tak
mudah karena ada dua pereli dunia yang ikut APRC
"Kali ini ada dua pereli dunia yang akan ikut APRC, yaitu Chris Atkinson dan Alister McRae. Tapi kita tidak kecil hati karena kita punya driver berpengalaman, mudah-mudahan kita bisa meraih hasil terbaik," harap Rifat.

0 komentar:
Posting Komentar
Ketik komentar anda disini..